23 Des 2012

Nasihat Hasan Al Basri Kepada Gadis Kecil


Dengan rambut terurai, seorang gadis kecil menangis mengikuti iringan jenazah ayahnya yang diusung menuju tempat pemakaman sambil berkata : "Ayah, mengapa begitu singkat umurmu?"

          Takdir telah menentukan bahwa gadis sekecil itu harus kehilangan sosok seorang figur ayah, padahal gadis seumurnya sangat memerlukan perlindungan dan bimbingan seorang ayah.

          Setelah prosesi pemakaman selesai, dan satu persatu orang-orang mulai meninggalkan pemakanan tersebut begitu pula dengan sang gadis kecil tersebut.

          Pada esok harinya, gadis itu berlari-lari kecil sambil meratap dan menagis kembali menuju makam sang ayah yang diikuti oleh Hasan Al Basri dari belakang. Setiba di pemakaman tersebut, gadis kecil tersebut memeluk makam ayahnya, kemudian pipinya diletakkan di atas gundukan tanah dengan air mata yang membasahi pipinya. Melihat gadis tersebut Hasan Al Basri tak kuasa meneteskan air mata dan menghampiri gadis kecil tersebut, dengan memberikan sebuah perkataan bijak kepada gadis kecil tersebut:

          "Ayah, kau telah kukafani dengan kain kafan yang bagus, masihkah kau memakai kain kafan itu? dan kata orang Shaleh, bahwa kain kafan orang yang telah meninggal ada yang diganti dengan kain kafan syurga dan ada pula yang dari neraka. kain kafan dari manakah yang ayah kenakan sekarang?"

          "Ayah, kemarin aku telah meletakan tubuhmu yang segar bugar dalam kubur, masih bugarkan tubuhmu hari ini?"

          Gadis kecil tersebut terus saja mendengarkan ucapan yang dicontohkan oleh Hasan Al Basri tanpa henti.

          "Ayah, orang alim mengatakan bahwa semua hamba besok ditanya tentang imannya. diantara mereka ada yang bisa menjawab, tetapi ada juga yang cuma membisu. Yang kufikirkan, apakah ayah bisa menjawab ataukan hanya diam membisu?"

          "Ayah, katanya kuburan itu bisa dibuat menjadi luas atau sempit. Bagaimana kuburan ayah sekarang, bertambah luas ataukah bertambah sempit? Dan kuburan itu katanya merupakan secuil taman dari taman Syurga, tetapi bisa juga merupakan sebuah lubang dari lubang neraka. Yang menjadi fikiranku, bagaimana kuburan ayah sekarang? taman Syurga ataukah lubang neraka?"

          "Ayahku, katanya bahwa liang kubur bisa menghangatkan mayat dengan memeluknya seperti pelukan ibu terhadap anaknya, tetapi bisa juga merupakan lilitan erat yang meremukkan tulang-tulang. Bagaimana keadaan tubuh ayah sekarang? jangan-jangan ayah terhimpit lubang kubur".

          "Ayah, orang Shaleh mengatakan, orang dikebumikan itu ada yang menyesal mengapa dulu semasa hidupnya tak memperbanyak amal kebaikan, justru menjadi pendurhaka, dan banyak melakukan maksiat. Yang kutanyakan pada ayah, apakah ayah termasuk orang yang menyesal karena perbuatan maksiat atau menyesal karena sedikit malakukan amal kebaikan?"

          "ayah, dulu setiap aku memanggilmu engkau selalu menjawab, tetapi kini engkau kupanggil-panggil tak lagi mau menjawabku. Kini engkau telah berpisah denganku, dan tak akan berjumpa sampai hari kiamat. Semoga Allah tak menghalangi perjumpaanku denganmu".

         demikian beberapa nasihat Hasan Al Basri yang disampaikan kepada gadis kecil itu dalam meratapi kematian ayahnya. dan gadis kecil tersebut hanya berkata: "sungguh baik nasihat bapak, aku sangat berterima kasih sekali".

         kemudian Hasal Al Basri mengajak gadis kecil tersebut pulang, meninggalkan makam ayahnya.

18 Des 2012

My Love

Ya, Robbi,,

Jika cinta sedang menggoda hatiku

Bawalah cintaku pada seseorang

Yang bisa melabuhkan cintaku kepada-Mu

Agar aku tak berpaling dari cinta-Mu...


Ya, Rabbi...

Jika aku sedang mencintai seseorang

Arahkanlah cintaku

Agar tak melebihi cintaku kepada-Mu...


Ya, Rabbi...

Jika aku sedang merindukan seseorang

Jagalah rinduku

Agar tak melebihi rinduku kepada-Mu...


Ya, Robbi...

Jika lidahku sedang berucap "I love you"

Biarkanlah terucap pada seseorang

Yang selalu mencintai-Mu...


sebagaimana orang bijak berucap,

Mencintai seseorang bukanlah apa-apa

Dicintai seseorang adalah sesuatu

Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah berarti

Tapi dicintai sang Pencipta adalah Segalanya...

17 Des 2012

Kamar-Kamar di Surga

Rasulullah S.A.W pernah bersabda bahwa di dalam syurga itu terbagi dalam kamar-kamar. Dindingnya tembus pandang dengan hiasan di dalamnya yang sangat menyenangkan. Di dalamnya pula terdapat pemandangan yang tidak pernah dilihat di dunia dan terdapat satu hiburan yang tidak pernah dirasakan manusia di dunia. 

"Untuk siapa kamar-kamar disyurga itu wahai Rasulullah S.A.W?" tanya para sahabat.

"Untuk orang yang mengucapkan dan menyemarakkan salam, untuk mereka yang memberikan makan kepada yang memerlukan, dan untuk mereka yang membiasakan puasa serta solat di waktu malam saat manusia lelap dalam mimpinya."

"Siapa yang bertemu temannya lalu memberi salam, dengan begitu ia berarti telah menyemarakkan salam. Mereka yang memberi makan kepada ahli dan keluarganya sampai berkecukupan, dengan begitu berarti termasuk orang-orang yang membiasakan selalu berpuasa. Mereka yang solat Isya' dan Subuh secara berjamaah, dengan begitu berarti termasuk orang yang solat malam di saat orang-orang sedang tidur lelap." Begitu Nabi menjelaskan sabdanya kepada sahabatnya.  

HR Ath-Thabrani dan Syaikh Al-Albani berkata:Hadits Hasan Shahih

16 Des 2012

LIHAT..DENGAR..RASAKAN..


Setiap insan dimuka bumi ini...

ditakdirkan memiliki pasangan dalam hidupnya

itu semua tersirat dan tersurat dalam kalam yang mulia illahi robbi...

 

Wahai sang penduka...

usah tundukan wajahmu...

usah tangisi cintamu yang bagimu sejati...

usah kau patahkan asamu....

 

Hari-hari yang indah dalam hidupmu masih ada..

yang terbaik yang akan diciptakan untukmu...

Kembalikan senyummu yang hilang...

sulutkan asamu yang pernah padam...

 

Created By : Suryadi Pujangga Kampoenk-an Part II

 

15 Des 2012

Cerita Usang Rintik Hujan



..kenapa waktu tidak berhenti saja disitu

..agar aku tetap merasa begitu berarti bagimu..

saat kata "jangan kau tinggalkan aku "terucap

dari bibir mungilmu yg bersaing dengan dawai

sahdunya rintik hujan dan petir yg menggema...

pelukan sesaat yg penuh ke pura-puraan..

ataupun canda tawa serta omong kosong yg tersirat

yang tidak pernah kuperdulikan.. sebab saat itu yang tertuju adalah

indah sinar matamu dan bagaimana mencuri hatimu...

hari itu hanyalah..sebuah cerita usang rintik hujan....

yang terlalu manis untuk dilupakan juga terlalu pahit untuk di kenang....



Secercah surat untuk kekasih


Kepadamu Kukirimkan Salam Terindah
Salam sejahtera penghuni syurga
Salam yang harumnya melebihi kasturi
Sejuknya melebihi embun pagi
Salam sehangat mentari diwaktu dhuha
Salam suci sesuci air telaga kautsar yang jika diteguk akan menghilangkan dahaga selama-lamanya
Salam penghormatan, kasih sayang dan cinta
Yang tiada pernah pudar dan berubah

Wahai bintang kejoraku
Mega merah telah mengiringi langkah kita
Bersama bernaung dibawah awan biru yang indah
Menjalin cerita cinta sepanjang waktu

Hingga tiba saat-saat inilah yang tidak dapat aku pungkiri
Menjadi resah dan gelisah dalam jiwa
Walau jarak dan waktu yang memisahkan kita
walau hati tak dapat terima adanya perpisahan
tetapi harus kurelakan dirimu tuk meninggalkanku
walau hanya sementara

kulihat dirimu
lambaikan tangan kearahku
kau pergi jauh tinggalkan maaf yang tak terucap
menyisakan cinta dan kasih sayangmu padaku
diri ini akan selalu rindu untuk melihat pancaran sinarmu lagi

akan aku lantuntan do’a disetiap sujudku hanya untuk dirimu
akan aku jadikan engkau sebagai sebagai bunga dalam mimpi tidurku
dan akan kujadikan engkau sebagai penentram dalam kehampaan kalbuku

kuberharap karangan cinta kita
akan selalu kau ingat disetiap langkahmu
perjalanan kita bersama
akan selalu bermanfaat bagimu dan cinta kasihku
dan akan aku jadikan kau semangat agar engkau lebih maju

14 Des 2012

Buah Hati Ibarat Kupu-Kupu



Bagi pasangan yang telah menikah kehadiran buah hati pastinya sangat di nantikan. Begitu sikecil terlahir kedunia, setiap orang tua dan keluarga akan berdoa memohon agar sikecil kelak menjadi anak yang cerdas,selalu sehat dan menjadi orang sukses yang bermanfaat. Orang tua akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk anak-anaknya. Tak pandang nominal, asal itu membuat anaknya bahagia dan tumbuh dengan baik pasti akan dituruti. 

Saat masih bayi sikecil belum “banyak tingkah” dia masih menjadi anak penurut. Tapi begitu ia mulai masuk usia 2 tahun ke atas, sikecil mulai merasa ia bisa melakukan sesuatu dengan caranya sendiri, dia mulai bisa berargumen, mulai punya sikap dan prinsipnya sendiri. Kondisi seperti itu kadang bagi sebagian orang tua dianggap cukup melelahkan skaligus menjengkelkan sebab si anak sudah tak mau lagi selalu menuruti ajakan atau perintahnya.

Pada situasi begini, ketika seorang ibu atau bapak sudah lelah dengan pekerjaan rumah dan kantor kadangkala tak sadar mengomel,membentak,mengeluhkan anak yang terlalu hiperaktif dsb.

Padahal pada saat inilah proses mewujudkan harapan pada sikecil tengah berlangsung. Semakin sering seorang anak dibentak atau dinilai salah bersikap akan membuatnya kelak menjadi anak yang kurang percaya diri. Jika sering dihujani kata-kata dan sikap kasar maka anak pun bs menjadi liar. Hal-hal inilah yang nampaknya sering terabaikan karena banyak faktor penyebabnya termasuk kelelahan dan kekurang sabaran orang tua mewujudkan harapan yang terus dimohonkan sejak kelahiran sikecil.

Atas kondisi seperti ini, saya selalu membaca ulang dan berulang sebuah kisah sederhana yang disampaikan psikolog anak Ayah Edi. Berikut kisahnya,


KUPU-KUPU FITRI YANG CANTIK MENAWAN

Pada suatu hari ada seorang ibu yang membeli beberapa pohon bunga yang ada di pot. Bunga itu diletakkan di halaman rumah untuk menambah ke asrian dan keindahan rumahnya. Sambil berkata kecil dalam hati, ibu ini berdoa pada Tuhan, Ya Tuhan…Melalui bunga-bunga ini semoga nanti akan banyak berdatangan kupu-kupu indah kerumahku…

Lalu si ibu ini kembali lagi pada kesibukannya sehari-harinya, setelah seminggu berselang ia menunggu dan menunggu, mengapa tidak juga ada kupu-kupu yang ia lihat dihalaman rumahnya tersebut. Hingga suatu hari betapa kagetnya si Ibu mendapati bahwa bukannya kupu-kupu yang datang tapi malah Ulat bulu yang merambat pada pohon-pohon yang dibelinya itu.

Bukan main marahnya….dan saking kesalnya si ibu ini dengan keras berkata….bagaimana sich Tuhan ini… lah wong yang saya minta adalah kupu-kupu yang cantik, eh yang datang malah ulat-ulat jelek seperti ini. Sambil terus mengumpat, pot-pot bunga yang penuh dengan ulat bulu itu akhirnya dipindahkan dari taman ke tempat tersembunyi di dalam gudang. Sebulan sudah berselang, dan ibu tersebut telah melupkan kejadian pohon-pohon di pot yang dipenuhi ulat bulu tersebut.

Dan tepat di hari yang ke 30 sejak kejadian tersebut, si ibu rupanya sedang mencari peralatan tamannya yang rupanya lupa ia taruh di gudang. Dan ketika ia membuka pintu gudang, betapa kagetnya, ia melihat begitu banyak kupu-kupu yang berwarna-warni dan sangat indah memenuhi gudang tersebut. Kupu-kupu itu satu demi satu mulai berterbangan keluar pada saat pintu gudang dibuka…untuk mencari bunga-bungaan disekitarnya.

Terang saja kejadian yang luar biasa ini telah membuat si ibu tadi menjadi diam tertegun, ia tidak bisa berkata-kata lagi, melainkan hanya memandangi satu persatu kupu-kupu yang keluar dari gudang menuju tamannya. Dan tanpa sadar kakinya bergerak melangkah mengikuti arah kupu-kupu tadi terbang.

Alangkah Indahnya tamanku saat ini…..si ibu berujar dalam hati…., Ya Tuhan…..ternyata ulat bulu yang dulu jelek itu kini telah berubah menjadi seekor kupu-kupu yang begitu cantik dan menawan. Seandainya saja dulu aku tahu…….katanya dalam hati…mungkin aku tidak akan pernah mengeluh dan merasa terusik dengan keberadaan mereka.

Wahai…para orang tua yang berbahagia dimanapun anda berada…, begitulah kita para orang tua dan guru pada umumnya, sering kali melihat dan menilai anak-anak kita bak ulat bulu, yang mengganggu dan membuat kita gatal untuk selalu mengeluh, marah dan berusaha menyingkirkan mereka.

Anak kita tidak ubahnya seperti ulat bulu yang sering kali dinilai berdasarkan sisi negatifnya saja, padahal dibalik itu semua ada sebuah proses metamorfosa yang tersembunyi…… ya sisi indah yang kelak akan dimunculkan-nya saat mereka dewasa.

Saya sering mendengar banyak orang tua dan guru yang mengeluhkan anaknya yang hiper aktif dan tidak mau diam atau tidak bisa tenang…., Padahal sesungguhnya kelak anak-anak ini akan menjadi orang yang sangat dinamis… kelak anak-anak ini akan mampu mengerjakan berbagai tugas dalam waktu bersamaan, atau malah memimpin lebih dari satu perusahaan tanpa merasa kesulitan sama sekali.

Ada juga orang tua yang mengeluhkan anaknya yang katanya keras kepala dan susah sekali di atur…..padahal sesungguhnya kelak anak-anak semacam ini akan menjadi Pimpinan-pimpinan oraganisasi/perusahaan yang sangat berhasil dangan peningkatan karir yang sangat cepat.

Atau ada juga orang tua yang mengeluhkan anaknya yang katanya pemalu dan sulit bergaul, ia lebih suka menyendiri melakukan seuatu di kamar dan anaknya cengeng sekali. Padahal sesungguhnya kelak anak-anak semacam ini akan menjadi anak yang sangat unggul dibidang Sains Teknologi atau bisa juga menjadi Seniman-seniman kelas dunia, mereka adalah anak-anak yang peka dan penuh cinta kasih terutama pada orang tuanya…

Lain lagi misalnya ada orang tua yang mengeluhkan anaknya terlau cerewet dan tidak tahu malu….bahkan cenderung malu-maluin katanya. Padahal sesunguhnya kelak anak-anak ini akan menjadi orang-orang yang terkenal karena kemampuan tampilnya di depan umum dan keberaniannya untuk berekpresi.

Para orang tua dan guru yang saya cintai dimanapun anda berada….Begitulah sejarah telah membuktikan berkali-kali bahwa anak-anak yang dulu pada saat masa kecilnya dianggap sebagai anak yang aneh dan menyebalkan seperti Ulat Bulu…namun nyatanya setelah mereka dewasa justru menjadi orang-orang yang sangat sukses dan terkenal di kehidupan.

Tapi bagaimana mungkin Sang Ulat Bulu akan bisa menjadi kupu-kupu yang cantik dan indah, jika kita semua selalu menganggapnya sebagai sesuatu yang aneh, menjijikkan dan harus segera disingkirkan dari pandangan kita.

Para orang tua dan guru yang saya cintai dimanapun anda berada….Sesungguhnya..begitu banyak anak-anak Indonesia yang mengalami nasib mirip seperti ulat bulu tadi….dan karena mereka selalu di anggap sebagai anak bermasalah maka mereka tidak pernah memiliki kesempatan untuk bermetamorfosa menjadi seekor kupu-kupu yang indah….yah…begitu malangnya mereka…..sampai akhirnyanya mereka harus tetap menjadi ulat bulu disepanjang hidupnya. ya….Ulat bulu yang benar-benar mengganggu kehidupan kita semua….

Kami yakin…..jika kita semua segera tersadarkan dan mau berubah.. InsyaAllah kita akan banyak memiliki kupu-kupu indah yang berterbangan menghiasi seluruh bumi nusantara tercinta ini.



13 Des 2012

Sabar Bukan Terdiam


Jika ia tak kunjung datang...

bila hari itu belum tiba...

bukan berarti kamu tak pantas...

meski langkah untuk mengapainya semakin gontai,,

 meski peluh bercucuran bagaikan air hujan ...

hingga nafas laksana kereta api tua...

... terus dan terus sampai bertemu pasti akan bertemu... dan jalan menuju itu memang berat, sulit, dan pedih...

karena derita adalah bunga yang harum serta warnanya membuat hidup ini terasa indah.


Created By : Suryadi Pujangga Kampoenk-an Part II

28 Nov 2012

Masa Indah Dengan Si Kecil

Sikecil tersenyum penuh kelucuan dan kegemasan setiap orang yang memandang wajahnya yang imut dan lucu. Inilah Karunia Allah yaitu sibuah hati yang kadang sering tidak disadari merupakan harta yang sangat tinggi melebihi tingginya gedung yg tinggi.Si kecil dambaan hati setiap manusia insani.  Sikecil walau keponakan bagaikan anak sendiri. Sikecil walau anak tetangga juga sering dianggap bagaikan anak sendiri. Sikecil memiliki anugrah Ilahi memancarkan ketulusan hati nurani agar mengasihi melindungi mereka.  Bagi orangtua sikecil adalah motivasi. Namun diatas semua harus karena tujuan Ilahi yang menitipkannya. Mempersiakan agamanya, mendidiknya, mengurusnya dengan lantunan pendidikan Islami baik disekolah dan dirumah sendiri. Wahai orangtua, janganlah merasa susah dan mengeluh, dan tidak memperhatikan bimbingan kepada sikecil. Sikecilmu adalah hartamu, nikmatilah masa-masa bersama sikecil, berkorbanlah ajarkan ia agama, jangan biarkan ia menjadi sibesar yang bermasalah karena faktor didikan orangtuanya.